Trauma Berat, ABG 15 Tahun Korban Pemerkosaan Minta Cat Rumah Diganti

Rabu, 19 Mei 2021 - 09:02 WIB
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi menyatakan AS (15) bocah perempuan korban perampokan disertai pemerkosaan ini mengalami trauma berat.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
BEKASI - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi menyatakan AS (15) bocah perempuan korban perampokan disertai pemerkosaan ini mengalami trauma berat. Saat ini, pemerintah tengah melakukan pendapingan trauma healing akibat adanya kejadian tersebut.

”Setelah kita temui, korban mengalami trauma berat atas kejadian ini, jadi pemerintah melakukan trauma healing,” kata Kepala Seksi Perlindungan Khusus Anak (DP3A) Mini Aminah, Rabu (19/5/2021). Menurut dia, korban tidak pernah mengenali pelaku dan hanya merasakan bahwa tangan dirinya sedang dipegang oleh pelaku.

Bahkan, korban tidak mengetahui betul seperti apa wujud dan wajahnya dari pelaku. Saat ini, korban jika melihat orang yang tidak kenalinya, merasa ketakutan dan hati–hati apabila bertemu seseorang, karena masih adanya trauma yang disebabkan atas adanya peristiwa itu.

”Korban sudah tidak mau keluar rumah, takut penjahatnya kembali lagi,” ujarnya. Baca: 2 Perampok dan Pemerkosa ABG saat Main TikTok di Bintara Diciduk

Untuk diketahui, aksi perampokan disertai pemerkosaan terjadi di diwilayah Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Sabtu, 15 Mei 2021 lalu sekitar pukul 04.30 WIB. Dengan, pelaku yang sudah diketahui identitasnya yakni bernama Rangga Trias Saputra (26) kini masih dalam status pencarian orang atau DPO dari pihak kepolisian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!