PTM di Tangsel Digelar 12 Juli, Waspada Covid-19 Masih Mengintai
Selasa, 18 Mei 2021 - 10:58 WIB
Pemerintah kota, katanya, pasti memiliki petimbangan matang untuk menggelar PTM terbatas, dengan memperhatikan perkembangan Covid-19 di masyarakat. Baca juga: 73 Sekolah Uji Coba PTM, Disdik Bogor: Setiap Kecamatan 6 Sekolah
"Pasti akan menjadi pertimbangan yang serius oleh pemerintah, khususnya oleh pimpinan kita, wali kota dan wakil. Mau tidak dilaksanakan PTM terbatas? Harapan kita bisa dilaksanakan. Tetapi itu tergantung dengan kondisi Covid-19 seperti apa," sambung Taryono.
Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Kota Tangsel per 17 Mei 2021, penderita baru Covid-19 di Tangsel ada sekira 21 orang, 10 orang dinyatakan sembuh, 10 orang lagi masih dirawat, dan satu pasien positif meninggal dunia.
Dengan demikian, total warga yang telah terpapar virus Covid-19 hingga hari ini sebanyak 11.114 orang, 10.614 diantaranya sembuh, dengan 110 orang masih dirawat dan 390 orang meninggal.
Secara umum, wilayah Kota Tangsel sudah banyak yang masuk zona hijau dan sedikit saja yang kuning. Sementara yang zona merah sudah tidak ada. Baca juga: Persiapan Sekolah Tatap Muka, 2.000 Tenaga Pendidik di Kota Depok Divaksin
"Pasti akan menjadi pertimbangan yang serius oleh pemerintah, khususnya oleh pimpinan kita, wali kota dan wakil. Mau tidak dilaksanakan PTM terbatas? Harapan kita bisa dilaksanakan. Tetapi itu tergantung dengan kondisi Covid-19 seperti apa," sambung Taryono.
Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Kota Tangsel per 17 Mei 2021, penderita baru Covid-19 di Tangsel ada sekira 21 orang, 10 orang dinyatakan sembuh, 10 orang lagi masih dirawat, dan satu pasien positif meninggal dunia.
Dengan demikian, total warga yang telah terpapar virus Covid-19 hingga hari ini sebanyak 11.114 orang, 10.614 diantaranya sembuh, dengan 110 orang masih dirawat dan 390 orang meninggal.
Secara umum, wilayah Kota Tangsel sudah banyak yang masuk zona hijau dan sedikit saja yang kuning. Sementara yang zona merah sudah tidak ada. Baca juga: Persiapan Sekolah Tatap Muka, 2.000 Tenaga Pendidik di Kota Depok Divaksin
(mhd)
Lihat Juga :