Larangan Liburan ke Puncak Bogor, Tingkat Hunian Penginapan Anjlok 90%
Selasa, 11 Mei 2021 - 19:00 WIB
Dua hari menjelang Lebaran yang biasanya ada peningkatan tingkat hunian atau akupansi di atas 50%, saat ini hotel dan restauran cenderung sepi."Saya cek hotel-hotel, minus tamu. Pun ada tamu, jumlahnya jauh di bawah 50%," ujarnya. Baca: Selama Larangan Mudik, Warga Luar Bogor Dilarang Liburan ke Puncak
Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeda menambahkan, sebetulnya saat ini hotel dan restauran lebih siap setelah vaksin dan telah lulus setifikat penerapa protokol kesehatan CHSE."Sebetulnya Lebaran ini jadi momentum untuk menaikkan okupansi. Tapi saat ini, rata-rata okupansi tertahan paling baik di angka 40%," kata Yuno.
Baik Budi dan Yuno berharap agar kondisi serupa tidak berkepanjangan. Pascalebaran nanti, adanya stimulus orang mau kembali berwisata dan menginap di hotel.
Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeda menambahkan, sebetulnya saat ini hotel dan restauran lebih siap setelah vaksin dan telah lulus setifikat penerapa protokol kesehatan CHSE."Sebetulnya Lebaran ini jadi momentum untuk menaikkan okupansi. Tapi saat ini, rata-rata okupansi tertahan paling baik di angka 40%," kata Yuno.
Baik Budi dan Yuno berharap agar kondisi serupa tidak berkepanjangan. Pascalebaran nanti, adanya stimulus orang mau kembali berwisata dan menginap di hotel.
(hab)
Lihat Juga :