Periksa Sampel Jajanan Takjil, BBPOM Temukan Mie Mengandung Boraks

Selasa, 11 Mei 2021 - 16:02 WIB
Mobil laboratorium uji cepat yang dibawa oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Bandung untuk memeriksa sampel makanan takjil apakah mengandung zat berbahaya atau tidak. Foto/MPI/Adi Haryanto
BANDUNG - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan ( BBPOM ) Bandung bersama Dinas Kesehatan dan Satpol PP Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan pemeriksaan jajanan takjil.

Pemeriksaan ini untuk memantau apakah ada kandungan zat berbahaya pada makanan yang dijual bebas di masyarakat yang dapat berakibat negatif pada kesehatan.



"Dari sejumlah sampel makanan takjil yang kami ambil ada salah satu makanan jenis mie yang ketahuan mengandung boraks," terang Kepala BBPOM Bandung Susan Gracia Arpan saat sidak di kawasan perniagaan Kompleks Permata, Ngamprah, Bandung Barat, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Viral Mudik Jalan Kaki Gombong-Soreang, Gubernur Jabar Beri Bantuan Dani dan Masitoh

Susan menjelaskan, boraks termasuk jenis bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi terus menerus. Untuk itu pihaknya mengimbau kepada pedagang tersebut, agar jangan menjual mie yang mengandung unsur boraks lagi.

Berdasarkan penjelasan pedagang tersebut, lanjut dia, penggunaan mie mengandung boraks semata-mata karena ketidaktahuan darinya dan bukan karena disengaja. Sementara untuk sampel produk lainnya yang diambil semuanya tidak mengandung zat berbahya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!