Awas! Dua Pemudik di Serang Nekat Jalan Meski Positif COVID-19
Selasa, 11 Mei 2021 - 13:21 WIB
Tatu berharap, masyarakat terutama warga Kabupaten Serang untuk patuh terhadap aturan pemerintah. Aturan tersebut dikeluarkan untuk kesehatan dan keselamatan masyarakat. “Jika kondisi sudah kondusif, kita bisa bersilaturahmi kembali dengan normal. Mudik pun, tidak akan sampai ke tempat tujuan, nanti ada pemeriksaan. Nanti petugas akan memerintahkan putar balik,” tegasnya.
Baca juga: UAS dan Gubernur Edy Ramayadi Selalu Semangati Ustaz Tengku Zulkarnain Selama Perawatan
Tatu mendapatkan laporan, ada 2 warga asal Kota Serang dan Kabupaten Lebak yang memaksa untuk mudik. Kemudian dilakukan pemeriksaan rapid test oleh tim kesehatan. “Hasilnya reaktif COVID-19, padahal tidak menunjukkan gejala terinfeksi. Kemudian dilakukan penanganan sesuai prosedur,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Kragilan, Dr. Elizabet membenarkan, ada 2 warga Lebak dan Kota Serang yang terkonfirmasi akan mudik, kemudian berdasarkan pemeriksaan positif COVID-19. “Kami lakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah wilayah asal untuk ditangani bersama. Dalam penanganan warga terkait COVID-19, kami ada komunikasi lintas kabupaten/kota,” ujarnya.
Baca juga: UAS dan Gubernur Edy Ramayadi Selalu Semangati Ustaz Tengku Zulkarnain Selama Perawatan
Tatu mendapatkan laporan, ada 2 warga asal Kota Serang dan Kabupaten Lebak yang memaksa untuk mudik. Kemudian dilakukan pemeriksaan rapid test oleh tim kesehatan. “Hasilnya reaktif COVID-19, padahal tidak menunjukkan gejala terinfeksi. Kemudian dilakukan penanganan sesuai prosedur,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Kragilan, Dr. Elizabet membenarkan, ada 2 warga Lebak dan Kota Serang yang terkonfirmasi akan mudik, kemudian berdasarkan pemeriksaan positif COVID-19. “Kami lakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah wilayah asal untuk ditangani bersama. Dalam penanganan warga terkait COVID-19, kami ada komunikasi lintas kabupaten/kota,” ujarnya.
(msd)
Lihat Juga :