Gerakan Percepatan Tanam Massal Kembali Digelar di Food Estate Dadahup
Selasa, 04 Mei 2021 - 16:18 WIB
Kepala Dinas Kalteng Sunarti dalam gerakan percepatan tanam massal di kawasan food estate.
KAPUAS - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, membacakan sambutan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dalam gerakan percepatan tanam massal di kawasan food estate. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Bentuk Jaya, Dadahup, Kabupaten Kapuas, Selasa (4/5/2021).
Menurutnya, berdasarkan laporan per 2 Mei 2021, total tanaman padi yang tertanam di Kabupaten Kapuas seluas 19.100 hektare (95,5 persen) dari total target 20.000 hektare. Sementara itu, yang sudah terpanen seluas 9.711 Hektare (48,55 persen).
Hingga saat ini, masih ada lahan yang belum tertanam yaitu seluas 900 hektare. Lahan tersebut berlokasi di Kecamatan Dadahup, Desa Bentuk Jaya (Dadahup A5). “Pada hari ini, untuk kedua kalinya, kita akan melakukan gerakan percepatan tanam padi secara massal bersama kelompok tani di Desa Bentuk Jaya, Dadahup A5, Kecamatan Dadahup, pada lahan pertanian seluas 104 hektare,” ucap Sunarti.
Pihaknya berharap agar gerakan massal ini mampu menggerakkan hati para petani yang selama ini telah meninggalkan usaha tani untuk kembali ke desa. Penampakan Lokasi Titik Nol Ibu Kota Baru Indonesia di Penajam Paser Utara.
Menurutnya, berdasarkan laporan per 2 Mei 2021, total tanaman padi yang tertanam di Kabupaten Kapuas seluas 19.100 hektare (95,5 persen) dari total target 20.000 hektare. Sementara itu, yang sudah terpanen seluas 9.711 Hektare (48,55 persen).
Hingga saat ini, masih ada lahan yang belum tertanam yaitu seluas 900 hektare. Lahan tersebut berlokasi di Kecamatan Dadahup, Desa Bentuk Jaya (Dadahup A5). “Pada hari ini, untuk kedua kalinya, kita akan melakukan gerakan percepatan tanam padi secara massal bersama kelompok tani di Desa Bentuk Jaya, Dadahup A5, Kecamatan Dadahup, pada lahan pertanian seluas 104 hektare,” ucap Sunarti.
Pihaknya berharap agar gerakan massal ini mampu menggerakkan hati para petani yang selama ini telah meninggalkan usaha tani untuk kembali ke desa. Penampakan Lokasi Titik Nol Ibu Kota Baru Indonesia di Penajam Paser Utara.
Lihat Juga :