Bima Arya: Indikasi Lonjakan Kasus COVID-19 Mulai Terjadi, Mobilitas Warga dan Prokes Diperketat

Selasa, 04 Mei 2021 - 01:01 WIB
“Setiap saat mal di Kota Bogor bisa ditutup, demikian juga untuk pasar bisa diatur penyekatan penutupan lalu lintas dan sebagainya untuk mencegah kerumunan,” tegas Bima Arya. (Baca juga; Bima Arya Tegaskan Salat Idul Fitri di Bogor Diperbolehkan )

Sementara untuk Stasiun Bogor, Bima Arya menyatakan sudah dikurangi keberangkatannya untuk mengantisipasi warga yang menuju Pasar Tanah Abang, Jakarta. Kepala Stasiun Bogor Arkansyah menyatakan, mulai Senin (3/5/2021) perjalanan KRL dari Stasiun Bogor tidak berhenti di Stasiun Tanah Abang terhitung pukul 13.30 WIB sampai pukul 17.30 WIB.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro menambahkah, terkait pusat perbelanjaan ataupun pasar tradisional, jajaran Satgas COVID-19 baik tingkat kecamatan bahkan di tingkat kelurahan sudah memonitor. Jika ada penumpukan dan sebagainya akan dilakukan penutupan sementara, baik itu akses masuk maupun akses jalan menuju ke lokasi tersebut.

“Ini merupakan bagian dari upaya untuk menekan mobilitas. Kami mengimbau agar warga Kota Bogor memanfaatkan pusat perbelanjaan terdekat dari lokasi tempat tinggal. Jadi tidak semua harus di pusat kota, karena itu resiko terpapar lebih tinggi,” ujarnya. (Baca juga; Bima Arya Heran Masih Banyak yang Terobos Ganjil Genap di Bogor )

Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf Roby Bulan menghimbau warga Kota Bogor khususnya, agar tidak melakukan mudik dan tetap menjalankan protokol kesehatan, khususnya membatasi mobilitas dengan menghindari kerumunan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!