Dampak Larangan Mudik, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi
Senin, 03 Mei 2021 - 12:58 WIB
Beberapa sudut ruangan antrian juga tampak lengang tanpa adanya calon penumpang. Di loket layanan GeNose C19 juga tidak terjadi antrian panjang. Sejumlah calon penumpan yang antri, harus menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan mengenakan masker.
Manajer Humas Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, keberangkatan penumpang di PT KAI Daop 8 Surabaya, terutama di stasiun Gubeng Surabaya terpantau normal atau tidak terdapat lonjakan. Baik penumpang yang berangkat maupun yang turun.
Adapun jumlah KA yang dijalankan tetap sama seperti pada akhir pekan normal di masa pandemi dan tetap dengan pembatasan okupansi maksimal 70 persen dari ketersediaan tempat duduk keseluruhan pada setiap rangkaian. “Sejauh ini kami belum ada rencana untuk menambah jumlah kereta api karena memang ada larangan mudik,” katanya, Senin (3/5/2021).
Dia menambahkan, sebelum pandemi pada akhir pekan biasa secara total terdapat hingga 39 perjalanan KA per hari. Sejak awal pandemi jumlah perjalanan KA dari Daop 8 Surabaya mengalami penyesuaian kurang lebih 40 persen.
"Untuk pemesanan tiket KA penumpang jarak jauh hanya sampai 5 Mei 2021. Selama tanggal tersebut, PT KAI Daop 8 tidak mengoperasikan KA jarak jauhnya. Untuk perjalanan KA lokal, akan dikoordinasikan dengan instansi terkait," tutur Luqman. Baca juga: Larangan Mudik, Kebijakan Pemda Tidak Boleh Bertentangan dengan Pusat
Manajer Humas Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, keberangkatan penumpang di PT KAI Daop 8 Surabaya, terutama di stasiun Gubeng Surabaya terpantau normal atau tidak terdapat lonjakan. Baik penumpang yang berangkat maupun yang turun.
Adapun jumlah KA yang dijalankan tetap sama seperti pada akhir pekan normal di masa pandemi dan tetap dengan pembatasan okupansi maksimal 70 persen dari ketersediaan tempat duduk keseluruhan pada setiap rangkaian. “Sejauh ini kami belum ada rencana untuk menambah jumlah kereta api karena memang ada larangan mudik,” katanya, Senin (3/5/2021).
Dia menambahkan, sebelum pandemi pada akhir pekan biasa secara total terdapat hingga 39 perjalanan KA per hari. Sejak awal pandemi jumlah perjalanan KA dari Daop 8 Surabaya mengalami penyesuaian kurang lebih 40 persen.
"Untuk pemesanan tiket KA penumpang jarak jauh hanya sampai 5 Mei 2021. Selama tanggal tersebut, PT KAI Daop 8 tidak mengoperasikan KA jarak jauhnya. Untuk perjalanan KA lokal, akan dikoordinasikan dengan instansi terkait," tutur Luqman. Baca juga: Larangan Mudik, Kebijakan Pemda Tidak Boleh Bertentangan dengan Pusat
Lihat Juga :