Jamaah Masjid Gempar, Tokoh Muhammadiyah Makassar Meninggal di Atas Mimbar saat Ceramah
Senin, 26 April 2021 - 22:14 WIB
Penceramah di Masjid Baiturrahman Makassar ini mendadak pingsan dan tumbang di atas mimbar saat menyampaikan ceramahnya, Senin (26/4/2021). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Jamaah Masjid Baiturrahman Panaikang, Kelurahan Karampuang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar mendadak gempar saat seorang penceramah mendadak tumbang di atas mimbar saat menyampaikan dakwahnya, Senin (26/4/2021) selepas salat duhur.
Penceramah itu adalah salah seorang Tokoh Muhammadiyah Kota Makassar , Dr Ruddin Emang. Rekaman CCTV detik-detik meninggalnya Rudding, sempat heboh di media sosial utamanya grup WhatsApp. Durasinya 45 detik. Di belakangnya terlihat seorang pria lain yang tengah salat.
Baca juga: Petinggi Sunda Empire Raden Ratna Ningrum Ikut Bebas dari Bui, Kok Bisa?
Di tengah ceramahnya, Rudding seolah tak sadarkan diri. Sesaat kemudian, kepalanya membentur meja mimbar hingga nyaris terjatuh. Beberapa jamaah masjid kemudian menghampiri untuk menolong pria tersebut.
Imam Kelurahan Karampuang, Ridwan Salla mengatakan, Almarhum terjatuh ketika hampir menyelesaikan ceramahnya di atas mimbar. "Setelah jadi imam salat duhur, lanjut lagi ceramah. Di akhir ceramah baca doa. Belum selesai berdoa, meninggal mi juga,” katanya kepada SINDONews.
Penceramah itu adalah salah seorang Tokoh Muhammadiyah Kota Makassar , Dr Ruddin Emang. Rekaman CCTV detik-detik meninggalnya Rudding, sempat heboh di media sosial utamanya grup WhatsApp. Durasinya 45 detik. Di belakangnya terlihat seorang pria lain yang tengah salat.
Baca juga: Petinggi Sunda Empire Raden Ratna Ningrum Ikut Bebas dari Bui, Kok Bisa?
Di tengah ceramahnya, Rudding seolah tak sadarkan diri. Sesaat kemudian, kepalanya membentur meja mimbar hingga nyaris terjatuh. Beberapa jamaah masjid kemudian menghampiri untuk menolong pria tersebut.
Imam Kelurahan Karampuang, Ridwan Salla mengatakan, Almarhum terjatuh ketika hampir menyelesaikan ceramahnya di atas mimbar. "Setelah jadi imam salat duhur, lanjut lagi ceramah. Di akhir ceramah baca doa. Belum selesai berdoa, meninggal mi juga,” katanya kepada SINDONews.
Lihat Juga :