Pandemi, Pro dan Kontra Larang Mudik Lebaran 2021

Sabtu, 17 April 2021 - 09:08 WIB
Pemerintah melarang mudik lebaran 2021 pada 6-17 Mei mendatang membuat pro dan kontra di kalangan masyarakat. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
BEKASI - Pemerintah melarang mudik lebaran 2021 pada 6-17 Mei mendatang membuat pro dan kontra di kalangan masyarakat. Banyak warga yang mendukung dengan kebijakan resmi dan pemerintah ini, begitupun sebaliknya ada yang menolak larangan mudik itu.

Seperti halnya pria yang bernama Muhammad Fendi (45). Dia menolak kebijakan Pemerintah yang melarang mudik lebaran. Menurut dia, sudah sejak dimulainya pandemi Covid-19 dirinya tidak pulang ke kampung halamanya di Lampung dan tetap bertahan di Jakarta.



“Untuk lebaran ini, saya ingin mudik, dari tahun kemarin saya tidak mudik,” katanya kepada, Sabtu (17/4/2021). Baca juga: Apa Kaitan Larangan Mudik dengan Belajar Tatap Muka? Ini Penjelasan Wakil Wali Kota Bogor

Meski demikian, ayah tiga anak ini tetap akan pulang mudik kerumahnya sebelum larangan mudik diberlakukan oleh pemerintah. Kenekatan dirinya tersebut dipicu lantaran rasa rindu pegawai salah satu perusahaan swasta ini kepada anak dan istrinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!