Triwulan I 2021, Neraca Perdagangan Jawa Timur Defisit USD743,84 Juta

Jum'at, 16 April 2021 - 14:24 WIB
Baca juga: 2022, Pemprov Jawa Timur Fokus Pemulihan Ekonomi dan Pembangunan Infrastruktur Wilayah Selatan

Selama triwulan I 2021, bahan bakar motor, tanpa timbal dari RON lainnya tidak dicampur, menjadi komoditas impor utama dengan kontribusi 6,65% atau senilai USD397,49 juta.

Baca juga: Bank Indonesia Pacu Bisnis Ponpes Lewat Distribution Center KSBP

Disusul komoditas hasil dari ekstraksi minyak kacang kedelai lainnya dengan kontribusi 5,18% dengan nilai USD309,67 juta. Berikutnya adalah komoditas kondensat dengan kontribusi 4,40% dengan nilai USD263,33 juta.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!