Belum Difungsikan, Proyek Kolam Air Senilai Rp140 Juta di Laikang Rusak

Kamis, 15 April 2021 - 18:15 WIB
Tamrin juga mendapat informasi bahwa upah pekerja kolam air belum dibayarkan sebesar Rp10 juta. "Saya tidak tahu berapa jumlah pekerja tapi dari info di lapangan masih ada Rp10 juta belum dibayar," ungkap Tamrin.

Ke depan kata Tamrin, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempertanyakan alasan proyek tersebut tidak difungsikan.

Baca juga: Dugaan Pungli di Pasar Sentral, DPRD Bulukumba Akan Panggil Kadis Perdagangan

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Asdar Bennu mengaku baru mendengar informasi adanya proyek yang tak difungsikan tersebut..

"Iya terima kasih infonya, saya akan cari tahu dulu. Kita akan tindaklanjuti termasuk mengkonfirmasi ke pihak ketiganya," katanya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!