Jelang Lebaran, Gubernur Khawatir Kasus Positif COVID-19 di Jabar Melonjak
Rabu, 20 Mei 2020 - 21:20 WIB
"Menjelang Idul Fitri, terjadi kenaikan lalu lintas dari 20-30 persen selama PSBB, naik menjadi 40 persen di pekan ini. Ini mengindikasikan banyak warga yang tidak bisa menahan diri keluar rumah, dan rata-rata untuk berbelanja," kata Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu dalam konferensi pers online dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (20/5/2019).
"Karena ini tidak bisa ditahan, kerumunan tidak bisa ditahan, kami khawatir indeks 1 reproduksi COVID-19 sebagai prestasi (PSBB) ini bisa bergeser di atas satu karena ada kasus-kasus baru akibat kerumunan menjelang Lebaran," ungkapnya.
Menurut Kang Emil, kekhawatiran tersebut juga menjadi alasan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar memutuskan untuk memperketat pengawasan di sejumlah titik menjelang Idul Fitri di mana pergerakan warga berpotensi meningkat.
"Kami mendapati kerawanan euforia dari Idul Fitri, maka kami sepakat untuk melanjutkan PSBB provinsi sampai tanggal 29 Mei 2020. TNI/Polri pun akan terus meningkatkan dan menggandakan keamanan," tegasnya.
Merespon kekhawatiran Gubernur, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menyatakan, pihaknya siap memperketat pengawasan di sejumlah titik penyekatan. (BACA JUGA: 1.700 Orang Positif COVID-19 di Jabar, Depok Masih Tertinggi )
"Karena ini tidak bisa ditahan, kerumunan tidak bisa ditahan, kami khawatir indeks 1 reproduksi COVID-19 sebagai prestasi (PSBB) ini bisa bergeser di atas satu karena ada kasus-kasus baru akibat kerumunan menjelang Lebaran," ungkapnya.
Menurut Kang Emil, kekhawatiran tersebut juga menjadi alasan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar memutuskan untuk memperketat pengawasan di sejumlah titik menjelang Idul Fitri di mana pergerakan warga berpotensi meningkat.
"Kami mendapati kerawanan euforia dari Idul Fitri, maka kami sepakat untuk melanjutkan PSBB provinsi sampai tanggal 29 Mei 2020. TNI/Polri pun akan terus meningkatkan dan menggandakan keamanan," tegasnya.
Merespon kekhawatiran Gubernur, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menyatakan, pihaknya siap memperketat pengawasan di sejumlah titik penyekatan. (BACA JUGA: 1.700 Orang Positif COVID-19 di Jabar, Depok Masih Tertinggi )
Lihat Juga :