Jawa Timur Masuk Pancaroba, Waspadai Angin Puting Beliung

Sabtu, 10 April 2021 - 10:17 WIB
Selain Sumenep, wilayah lain di Jatim yang berpotensi terjadi angin puting beliung adalah Probolinggo dan Jember. "Puting beliung itu bisa terjadi dimana saja. Tapi intensitasnya pendek. Paling 5 hingga 10 menit," tandas Yanuar. Baca juga: Habis Seroja Muncul Siklon Oddete, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Sementara itu, Kepala Stasiun BMKG Juanda, Surabaya, I Wayan Mustika mengatakan, cuaca ekstrem terjadi akibat adanya beberapa gangguan atmosfer. Saat ini Jatim telah memasuki masa pancaroba atau peralihan musim. Sehingga perlu diwaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem. "Akan terjadi hujan lebat, puting beliung dan angin kencang sesaat dari awan Cumulonimbus," kata Wayan.

Dia juga mengingatkan aktifnya pola tekanan rendah dan siklon tropis Seroja di selatan Indonesia yang membentuk palung tekanan rendah memanjang dari barat ke timur. Hal ini menyebabkan adanya konvergensi (zona pertemuan angin) di Jatim. Saat ini, kata dia, aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) yang membawa massa udara basah ke wilayah Indonesia juga berpengaruh terhadap proses dinamika atmosfer Jatim.

MJO merupakan fenomena di atmosfer yang mengindikasikan pergerakan sistem konduktivitas udara skala besar. Hal tersebut diperkuat dengan adanya gangguan gelombang Rossby yang dapat meningkatkan potensi kejadian cuaca ekstrem. "Berdasarkan beberapa gangguan atmosfer tersebut, perlunya mewaspadai curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," tandas Wayan.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!