Pasca Jembatan Ambruk, Warga Seberangi Sungai dengan Tangga Kayu
Senin, 05 April 2021 - 14:32 WIB
Pasca ambruknya jembatan Air Bayau di Desa Muara Danau, Empat Lawang, Sabtu (3/4) lalu, kini warga terpaksa menggunakan tangga untuk melewati jembatan tersebut. Foto SINDOnews
EMPAT LAWANG - Pasca ambruknya jembatan Air Bayau di Desa Muara Danau, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (3/4/2021) lalu, kini warga di dua kecamatan yakni Kecamatan Lintang Kanan dan Kecamatan Muara Pinang terpaksa menggunakan tangga yang terbuat dari kayu untuk beraktivitas melewati jembatan tersebut.
Dari pantauan di lapangan, terlihat seorang siswi yang akan berangkat ke sekolah terpaksa menuruni jembatan tersebut menggunakan tangga darurat. Tampak juga dua buah tangga yang terbuat dari bambu dan kayu terpasang di bagian badan jembatan. Baca juga: Jembatan di Madiun Ambruk, Faktor Usia dan Banyaknya Sampah Jadi Pemicu
"Iya hari ini terpaksa kami memberanikan diri melewati jembatan ini untuk datang ke sekolahan karena harus mengumpulkan tugas ujian praktik," ujar Lestari, warga Desa Karang Tanding Kecamatan Lintang Kanan yang juga siswi SMP Negeri 1 Muara Pinang usai menuruni anak tangga, Senin (5/3/2021).
Sementara itu Kepala SMP Negeri 1 Muara Pinang, A Hadi mengatakan, jembatan Air Bayau memang sudah berusia tua karena dibangun pada tahun 1970-an. Dan kondisi air di sungai tersebut sulit diprediksi.
Dari pantauan di lapangan, terlihat seorang siswi yang akan berangkat ke sekolah terpaksa menuruni jembatan tersebut menggunakan tangga darurat. Tampak juga dua buah tangga yang terbuat dari bambu dan kayu terpasang di bagian badan jembatan. Baca juga: Jembatan di Madiun Ambruk, Faktor Usia dan Banyaknya Sampah Jadi Pemicu
"Iya hari ini terpaksa kami memberanikan diri melewati jembatan ini untuk datang ke sekolahan karena harus mengumpulkan tugas ujian praktik," ujar Lestari, warga Desa Karang Tanding Kecamatan Lintang Kanan yang juga siswi SMP Negeri 1 Muara Pinang usai menuruni anak tangga, Senin (5/3/2021).
Sementara itu Kepala SMP Negeri 1 Muara Pinang, A Hadi mengatakan, jembatan Air Bayau memang sudah berusia tua karena dibangun pada tahun 1970-an. Dan kondisi air di sungai tersebut sulit diprediksi.
Lihat Juga :