Sudirman Sulaiman Sebut Peranan APIP dan BPK Penting Kawal Pemerintah Daerah
Senin, 05 April 2021 - 12:52 WIB
"Syarat utamanya adalah keterbukaan dalam informasi. Makanya, saya bilang keterbukaan data penting. Bahwa inilah area-area yang kritis, kritikal bagi kami untuk mempertanyakan bagi APIP dan BPK untuk sama-sama membedah dan kemudian kita jalan bersama," ucapnya.
Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Sulsel yang di atas nasional diakhir tahun 2020. Dipengaruhi berbagai sektor, dan yang paling tinggi sharing pertumbuhannya adalah pertanian dan kelautan.
"Data BPS ternyata sektor ekonomi tertekan itu banyak di wilayah-wilayah pedesaan. ini pada kegiatan aktivitas dan pergerakan kegiatan masyarakat. Sehingga 2021, kami melakukan prioritas tertentu. Melanjutkan pembangunan di daerah wilayah bawahan, termasuk infrastruktur di beberapa jalan, jembatan dan irigasi," paparnya.
Andi Sudirman Sulaiman juga melihat bahwa pemulihan ekonomi dapat dilakukan jika uang beredar dan pergerakan pekerja. Demikian juga pergerakan barang dan jasa.
Baca Juga: KPK-Pemprov Sulsel Jalin Komitmen Rencana Aksi Pencegahan Korupsi
"Saya melihat di Sulsel ini secara makro, ketika melihat APBD tidak turun maka ini akan bermasalah secara signifikan. Artinya, pergerakan kemandirian ekonomi di Sulsel masih banyak berpatokan pada penyerapan anggaran dan distribusi sistem APBD kami dalam menggerakkan sistem ekonomi pemerintahan di Sulsel ini," pungkasnya.
Ia juga menilai bahwa Anggaran Desa juga dapat dialokasi untuk anggaran pemulihan ekonomi nasional.
Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Sulsel yang di atas nasional diakhir tahun 2020. Dipengaruhi berbagai sektor, dan yang paling tinggi sharing pertumbuhannya adalah pertanian dan kelautan.
"Data BPS ternyata sektor ekonomi tertekan itu banyak di wilayah-wilayah pedesaan. ini pada kegiatan aktivitas dan pergerakan kegiatan masyarakat. Sehingga 2021, kami melakukan prioritas tertentu. Melanjutkan pembangunan di daerah wilayah bawahan, termasuk infrastruktur di beberapa jalan, jembatan dan irigasi," paparnya.
Andi Sudirman Sulaiman juga melihat bahwa pemulihan ekonomi dapat dilakukan jika uang beredar dan pergerakan pekerja. Demikian juga pergerakan barang dan jasa.
Baca Juga: KPK-Pemprov Sulsel Jalin Komitmen Rencana Aksi Pencegahan Korupsi
"Saya melihat di Sulsel ini secara makro, ketika melihat APBD tidak turun maka ini akan bermasalah secara signifikan. Artinya, pergerakan kemandirian ekonomi di Sulsel masih banyak berpatokan pada penyerapan anggaran dan distribusi sistem APBD kami dalam menggerakkan sistem ekonomi pemerintahan di Sulsel ini," pungkasnya.
Ia juga menilai bahwa Anggaran Desa juga dapat dialokasi untuk anggaran pemulihan ekonomi nasional.
Lihat Juga :