FH UGM Ubah Tema Diskusi PSBB, 'Pemerintah Sukanya Basa Basi'

Rabu, 20 Mei 2020 - 12:56 WIB
Menurutnya, ironi membalikkan ekspektasi. Dalam penulisan, ironi dapat membuat twist yang tidak diduga, ironi menciptakan lelucon atau cerita yang membuat tertawa atau menangis. Ironi bisa menjadi alat untuk menyampaikan pesan atau emosi tertentu, baik dalam penulisan atau penggunaan sehari-hari.

Masalahnya, penafsiran dan audiensnya beragam. Ada yang berpikir objektif, konsisten, jernih, dan solutif. Namun ada pula para pendukung yang membabi buta, tidak berani menyampaikan kebenaran, dan menganggap orang lain yang memiliki cara pandang berbeda adalah salah dan memalukan.

Atas dasar itu, sebagai akademisi, harus bertanggung jawab menjaga kewarasan nalar dan nurani, sehingga pihaknya memberikan masukan agar kegiatan ini menjadi wacana objektif dan jernih untuk memberikan berkontribusi bukan sekadar sok-sokan.

"Nah ini yang saya pesankan ke teman-teman. Tetap ada rekomendasi yang jernih dan berpihak pada kemaslahatan publik," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!