152 Ribu Keluarga di Maros Bakal Didata, Kelarga Wabup jadi Pertama
Kamis, 01 April 2021 - 11:40 WIB
Menurut Burhanuddin, ada 682 kader pendata yang bertugas mendata di lapangan yang tersebar di 14 kecamatan, 103 desa dan kelurahan, 427 dusun serta 139 Rukun Tetangga (RT).
“Sebenarnya pendataan keluarga ini harusnya digelar tahun 2020 lalu tapi karena Covid-19, maka tertunda satu tahun karena pendataan ini digelar tiap 5 tahun sekali,” ujar Burhanuddin.
Burhanuddin menjelaskan, beberapa pertanyaan yang wajib dijawab oleh keluarga adalah seputar keluarga misalnya jumlah anggota keluarga dalam KK yang tinggal serumah, asuransi yang digunakan oleh anggota keluarga dan alat KB yang digunakan.
“Khusus keluarga yang memiliki anak yang berusia di bawah lima tahun akan ada formulir stunting yang harus diisi. Jadi pendataan ini juga untuk mendata anak yang stunting ,” paparnya.
Dia menambahkan, saat ini di Maros ada dua jenis pendataan yakni secara manual dengan mengisi blanko serta menggunakan smartphone dengan memakai aplikasi.
“Sebenarnya pendataan keluarga ini harusnya digelar tahun 2020 lalu tapi karena Covid-19, maka tertunda satu tahun karena pendataan ini digelar tiap 5 tahun sekali,” ujar Burhanuddin.
Burhanuddin menjelaskan, beberapa pertanyaan yang wajib dijawab oleh keluarga adalah seputar keluarga misalnya jumlah anggota keluarga dalam KK yang tinggal serumah, asuransi yang digunakan oleh anggota keluarga dan alat KB yang digunakan.
“Khusus keluarga yang memiliki anak yang berusia di bawah lima tahun akan ada formulir stunting yang harus diisi. Jadi pendataan ini juga untuk mendata anak yang stunting ,” paparnya.
Dia menambahkan, saat ini di Maros ada dua jenis pendataan yakni secara manual dengan mengisi blanko serta menggunakan smartphone dengan memakai aplikasi.
Lihat Juga :