Bantu Korban Bencana, Tagana Kartar di Probolinggo Bersihkan Lumpur Setinggi 1,5 Meter
Rabu, 31 Maret 2021 - 09:35 WIB
Tim Tagana KITA Probolinggo ini sudah mulai bekerja saat ada bencana banjir di Kecamatan Dringu dan wilayah sekitarnya di Probolinggo beberapa hari lalu.
Baca juga: 7 Advokat Muda Surabaya Ini Luncurkan Aplikasi Konsultasi Masalah Hukum
Kartar Heppiii Community yang tergabung dalam Tagana Kita Probolinggo ini terdiri dari 11 karta, yakni Karta Couple Laweyan, Patriot Brumbungan Lor, Boto, Karta Sapikerep, Sukapura, TKP4, Kalibuntu, Singowongso, Andeng, Arban dan Papeda.
Imam Hanafi dari Karta Laweyan mengatakan setiap karta mengirimkan perwakilan lima sampai 10 orang untuk bergabung dengan tim Tagana KITA Probolinggo menuju wilayah Dringu.
"Seminggu lalu kami sudah ke Dringu dengan membantu memberikan keperluan warga terdampak banjir seperti sendal, sembako, kemudian keperluan warga seperti alat untuk mengepel, pakaian layak pakai untuk diberikan ke warga," ungkap Imam.
Pihaknya langsung datang door to door untuk bisa melihat langsung keperluan dan kondisi warga setempat. Saat melihat lokasi ini, ada satu rumah di Desa Dringu yang kondisinya sangat parah.
Baca juga: 7 Advokat Muda Surabaya Ini Luncurkan Aplikasi Konsultasi Masalah Hukum
Kartar Heppiii Community yang tergabung dalam Tagana Kita Probolinggo ini terdiri dari 11 karta, yakni Karta Couple Laweyan, Patriot Brumbungan Lor, Boto, Karta Sapikerep, Sukapura, TKP4, Kalibuntu, Singowongso, Andeng, Arban dan Papeda.
Imam Hanafi dari Karta Laweyan mengatakan setiap karta mengirimkan perwakilan lima sampai 10 orang untuk bergabung dengan tim Tagana KITA Probolinggo menuju wilayah Dringu.
"Seminggu lalu kami sudah ke Dringu dengan membantu memberikan keperluan warga terdampak banjir seperti sendal, sembako, kemudian keperluan warga seperti alat untuk mengepel, pakaian layak pakai untuk diberikan ke warga," ungkap Imam.
Pihaknya langsung datang door to door untuk bisa melihat langsung keperluan dan kondisi warga setempat. Saat melihat lokasi ini, ada satu rumah di Desa Dringu yang kondisinya sangat parah.
Lihat Juga :