Kebangkitan Normal Baru
Rabu, 20 Mei 2020 - 10:30 WIB
Sudah sekitar tiga bulan banyak dari masyarakat di Indonesia yang harus bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah. Sebuah situasi yang cukup sulit dan mulai membosankan bagi banyak kalangan. Ramainya pusat perbelanjaan di beberapa daerah yang diberitakan di berbagai media bisa jadi merupakan salah satu respons dari kebosanan tersebut ditambah dengan bahwa minggu ini merupakan pekan terakhir sebelum Lebaran.
Harapan agar ada sebuah penyelesaian dalam pandemi ini tentu sangat diharapkan. Namun hampir semua negara belum memiliki solusi jitu untuk mengatasinya. Kajian pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang disebut dengan The New Normal disebut akan diterapkan mulai awal Juni 2020 di Indonesia. Perubahan pola hidup untuk menyesuaikan dengan belum ditemukannya solusi atas pandemi COVID-19 merupakan inti dari apa yang disebut dengan Normal Baru ini. Berbagai kalangan disebut di beberapa media sudah mempersiapkan berbagai protokol penyesuaian ini, termasuk di dalamnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Universitas Amikom Yogyakarta sebagai perguruan tinggi dan menjadi salah satu bagian dalam naungan Kemendikbud tentu juga harus segera menyesuaikan diri dengan hal ini. Pelaksanaan pendaftaran calon mahasiswa baru, perkuliahan, ujian, dan lain sebagainya disesuaikan dengan apa yang disebut dengan Normal Baru ini. Saat ini Universitas Amikom Yogyakarta sudah mampu melakukan pendaftaran dan ujian masuk mahasiswa baru, perkuliahan, UTS, pembimbingan dan pendadaran Skripsi serta Tesis secara full online.
Petunjuk pelaksanaan bentuk Normal Baru dari pemerintah tentu diharapkan segera didapatkan agar bisa disusun penyesuaian oleh para pimpinan universitas. Sebagai dosen tentu berbagai bentuk partisipasi penyesuaian telah dilakukan seperti dalam mengajar dan membimbing selama pandemi ini. Selain itu, beberapa penelitian berkaitan dengan pandemi COVID-19 ini juga saya arahkan agar dapat diambil oleh mahasiswa.
Bidang Informatika yang sering saya sampaikan ke mahasiswa merupakan ilmu yang sangat fleksibel dan bisa berperan di berbagai bidang termasuk untuk meneliti Covid-19 ini. Magister Teknik Informatika Universitas Amikom Yogyakarta yang memiliki pilihan konsentrasi Business Intelligence dan Informatics Technopreneurship tentu bisa juga ikut berperan.
Harapan agar ada sebuah penyelesaian dalam pandemi ini tentu sangat diharapkan. Namun hampir semua negara belum memiliki solusi jitu untuk mengatasinya. Kajian pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang disebut dengan The New Normal disebut akan diterapkan mulai awal Juni 2020 di Indonesia. Perubahan pola hidup untuk menyesuaikan dengan belum ditemukannya solusi atas pandemi COVID-19 merupakan inti dari apa yang disebut dengan Normal Baru ini. Berbagai kalangan disebut di beberapa media sudah mempersiapkan berbagai protokol penyesuaian ini, termasuk di dalamnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Universitas Amikom Yogyakarta sebagai perguruan tinggi dan menjadi salah satu bagian dalam naungan Kemendikbud tentu juga harus segera menyesuaikan diri dengan hal ini. Pelaksanaan pendaftaran calon mahasiswa baru, perkuliahan, ujian, dan lain sebagainya disesuaikan dengan apa yang disebut dengan Normal Baru ini. Saat ini Universitas Amikom Yogyakarta sudah mampu melakukan pendaftaran dan ujian masuk mahasiswa baru, perkuliahan, UTS, pembimbingan dan pendadaran Skripsi serta Tesis secara full online.
Petunjuk pelaksanaan bentuk Normal Baru dari pemerintah tentu diharapkan segera didapatkan agar bisa disusun penyesuaian oleh para pimpinan universitas. Sebagai dosen tentu berbagai bentuk partisipasi penyesuaian telah dilakukan seperti dalam mengajar dan membimbing selama pandemi ini. Selain itu, beberapa penelitian berkaitan dengan pandemi COVID-19 ini juga saya arahkan agar dapat diambil oleh mahasiswa.
Bidang Informatika yang sering saya sampaikan ke mahasiswa merupakan ilmu yang sangat fleksibel dan bisa berperan di berbagai bidang termasuk untuk meneliti Covid-19 ini. Magister Teknik Informatika Universitas Amikom Yogyakarta yang memiliki pilihan konsentrasi Business Intelligence dan Informatics Technopreneurship tentu bisa juga ikut berperan.