Pria Paruh Baya di Makassar Tega Cabuli Remaja Putri Rekannya Sendiri Berkali-kali saat Rumah Sepi
Minggu, 28 Maret 2021 - 20:12 WIB
Seorang remaja putri di Makassar masih shock usai dicabuli beberapa kali oleh rekan ayahnya saat rumah sepi. Foto: SINDONews/Ilustrasi
MAKASSAR - Seorang pria paruh baya berinisial IR, terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian lantaran diduga melakukan tindak pidana pelecehan seksual terhadap putri rekannya sendiri.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar , Kompol Supriady Idrus mengatakan, pria 57 tahun itu diamankan tim Penikam Polrestabes Makassar di Kecamatan Tamalate, Sabtu (27/3/2021).
“Pelapor ayah korban sendiri. Jadi pelapor dan terlapor ini berteman. Masih diperiksa, penyidik akan berkoordinasi dengan RS Bhayangkara untuk pemeriksaan visum. Belum tersangka," ungkap Supriady, Minggu (28/3/2021).
Baca juga: Tega Perkosa dan Sandera Bocah Tetangga, Kakek di Kediri Ditangkap Polisi
Dia menjelaskan, IR diduga mencabuli, NI (14), putri rekannya sendiri. Peristiwa pilu itu dialami korban di rumahnya. “Tempat kejadian sendiri, di rumah korban karena pelaku tinggal di rumah korban," ungkap Edhy sapaan akrabnya.
Pelaku, kata Edhy, kerap memanfaatkan kondisi rumah yang sepi saat ayah korban keluar. Korban sendiri tidak bisa berbuat banyak saat pelaku berbuat cabul. Pengakuan pelaku, kejadian tidak hanya dilakukan sekali. "Sudah berulang kali," tegasnya.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar , Kompol Supriady Idrus mengatakan, pria 57 tahun itu diamankan tim Penikam Polrestabes Makassar di Kecamatan Tamalate, Sabtu (27/3/2021).
“Pelapor ayah korban sendiri. Jadi pelapor dan terlapor ini berteman. Masih diperiksa, penyidik akan berkoordinasi dengan RS Bhayangkara untuk pemeriksaan visum. Belum tersangka," ungkap Supriady, Minggu (28/3/2021).
Baca juga: Tega Perkosa dan Sandera Bocah Tetangga, Kakek di Kediri Ditangkap Polisi
Dia menjelaskan, IR diduga mencabuli, NI (14), putri rekannya sendiri. Peristiwa pilu itu dialami korban di rumahnya. “Tempat kejadian sendiri, di rumah korban karena pelaku tinggal di rumah korban," ungkap Edhy sapaan akrabnya.
Pelaku, kata Edhy, kerap memanfaatkan kondisi rumah yang sepi saat ayah korban keluar. Korban sendiri tidak bisa berbuat banyak saat pelaku berbuat cabul. Pengakuan pelaku, kejadian tidak hanya dilakukan sekali. "Sudah berulang kali," tegasnya.
Lihat Juga :