Sungai Pikatan Makan Korban, Pencari Bonsai Hilang Tenggelam

Minggu, 28 Maret 2021 - 10:11 WIB
Seorang pencari bonsai Muhammad Safii (24) hanyut terbawa arus Sungai Pikatan di Dusun Kedungrupit, Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. (Ist)
MOJOKERTO - Seorang pencari bonsai Muhammad Safi'i (24) hanyut terbawa arus Sungai Pikatan di Dusun Kedungrupit, Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Ia terseret arus saat tengah menyeberang sungai untuk mencari bonsai hutan.

Insiden nahas itu dialami pria asal Dusun/Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, sekira pukul 15.00 WIB. Korban bersama rekanya diketahui tengah mencari pohon loa jenis bonsai di sekitar Sungai Pikatan.



"Korban berangkat mencari bonsai dengan satu rekannya. Keduanya memang sering mencari bonsai bersama," kata Kapolsek Jatirejo, AKP Hendro Susanto, Minggu (28/3/2021).

Di lokasi, korban bersama dengan rekannya berupaya menyebrangi sungai Pikatan. Padahal saat itu kondisi arus sungai cukup kencang. Agar tak terbawa arus, korban sempat mengikatkan tali tambang pada bagian badan masing-masing.

Namun nahas saat akan berusaha menyebrang korban terpeleset batu kali yang licin. Seketika itu korban langsung terbawa arus Sungai Pikatan yang begitu deras. Kendati sempat berusaha menolong, namun upaya yang dilakukan rekan korban sia-sia. "Rekan korban sempat berusaha menolong namun karena arus yang kencang sehingga korban terlepas. Sejauh ini proses pencarian masih terus dilakukan," terangnya. Baca: 3 Penambang Emas Tewas Dipanah Suku Tugutil di Hutan Halmahera, Polisi dan TNI Terjun ke Lokasi.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!