Ondel-Ondel di Jalanan Jakarta, Antara Penertiban dan Pembiaran

Rabu, 24 Maret 2021 - 22:15 WIB
Pertunjukan Ondel-Ondel biasanya diiringi tanjidor atau kelompok orkes kampung, yang terdiri dari beberapa alat music seperti kendang, gong, kenong, bas, dan sukong sebagai suara melodinya. Melodi yang keluar dari sukong biasanya lagu-lagu tradisional Betawi, seperti Kicir-Kicir dan Jali-Jali.

Pada sekitar 1990-an, pementasan Ondel-Ondel yang dilakukan di jalanan sering sekali terlihat. Namun, pada awal 2000-an jarang ditemukan pementasan ini. Di tengah gempuran modernisasi dan maraknya dunia hiburan digital, masyarakat Jakarta pada 2010-an sering menyaksikan pementasan Ondel-Ondel di jalanan dan difungsikan untuk mengamen.

Pementasan di jalan ini biasanya dilakukan oleh anak-anak dengan usia sekitar 13-18 tahun. Satu kelompok pementasan bisa terdiri dari belasan orang jika menggunakan alat musik yang cukup lengkap. Namun, jika musiknya hanya menggunakan rekaman paling hanya 4 orang.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!