Protes Relaksasi Kredit, Komunitas Transportasi Keliling Alun-alun

Selasa, 19 Mei 2020 - 21:20 WIB
Saat mengadu ke OJK, sejauh ini tidak ada solusi dan kebijakan diserahkan ke finance masing masing. Paguyuban sebenarnya selalu berkomunikasi dengan pihak finance guna mencari jalan tengah terhadap masalah yang dialami anggotanya. Ada kebijakan finane yang bisa meringankan, namun ada banyak finance yang justru memberatkan.

Jika mengikuti relaksasi, beban yang harus ditanggung semakin besar, mulai dari Rp13 juta hingga Rp50 juta.“Sedangkan jika kami tidak bayar satu bulan, hitungannya kena dendanya justru lebih ringan kalau tidak ikut restrukturisasi,” urainya. Diungkapkannya, pelaku travel pariwisata sudah mulai berhenti beroperasi karena tidak ada pekerjaan sejak Februari lalu dengan penghasilan nol rupiah.

Anggota Paguyuban Komunitas Transportasi dan Pariwisata Soloraya yang berjumlah sekitar 170 anggota semuanya menghadapi persoalan yang sama. Setiap anggota rata rata memiliki 5-10 armada.

“Kami berharap selama pandemi COVID-19, kami mendapat keringanan selama 6 bulan tanpa embel embel,” urainya. Jika ada penambahan, hanya sebatas asuransi saja. Selama pandemi, diharapkan finance tidak melakukan penekanan atau penarikan unit.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!