Apresiasi JaFest 2021, Menteri Teten: Harapan Baru Dongkrak Ekonomi Jabar

Senin, 22 Maret 2021 - 08:15 WIB
"Jafest 2021 ini implementasi pengembangan pariwisata dan UMKM. Negara Eropa yang terkena krisis pun bisa pulih ekonominya, dimulai dari (pengembangan) pariwisatanya," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Teten juga mendorong para pelaku UMKM untuk segera melakukan transformasi ke platform digital.

Pasalnya, kata Teten, saat ini baru ada 12 juta pelaku UMKM yang masuk dalam ekosistem tersebut.

"Angka ini masih minim melihat jumlah UMKM di Indonesia sangat banyak. Kita ingin mendorong agar UMKM dan UKM bisa masuk platform digital, khususnya yang ada di daerah," katanya.

Di tempat yang sama, Ketua IKA Unpad, Irawati Hermawan, mengatakan JaFest 2021 digelar di lima daerah yaitu, Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Garut, baik melalui platform digital maupun luring.

Sebagai upaya untuk menggairahkan ekonomi kreatif dan UMKM, lanjut Irawati, sepanjang lima hari penyelenggaraan JaFest 2021, akan diadakan digital expo Ekonomi Kreatif dan UMKM dimana lebih dari 500 pelaku ekonomi kreatif, start up, dan UMKM akan turut serta.

"Kami sudah mengkurasi sekitar 500 pelaku ekonomi kreatif, UMKM, hingga start up, nantinya akan kita tampilkan secara digital dalam digital platform. Kami berharap, ada transaksi ekonomi Rp5 miliar hingga Rp10 miliar sepanjang acara berlangsung," katanya.

Dia menyebutkan, sedikitnya 2.000 pelaku UMKM akan berpartisipasi dalam ajang tersebut melalui digital platform milik IKA Unpad, IA ITB, Iluni UI dan HA IPB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!