Jadi Perakit Senjata Api Sejak 2014 Tahun, Sabtudin Baru Ditangkap

Rabu, 17 Maret 2021 - 05:43 WIB
Menurutnya, bisnis perakitan senjata api ini dilakukannya karena kebutuhan ekonomi. Apalagi sejak beberapa tahun terakhir harga karet tak kunjung membaik. "Hasil karet hanya sekitar Rp 400 ribu seminggu. Itupun harus bagi dua dengan pemilik kebun," katanya.

Jumlah tersebut, menurutnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh sebab itulah ia nekat menggeluti bisnis terlarang tersebut. Baca juga: Cegah Penembakan Cengkareng Terulang, Polres Tangerang Periksa 264 Senpi Anggotanya

Kapolres Muara Enim, AKBP Danny Sianipar melalui Kasatreskrim, AKP Dwi Satya, mengatakan pelaku diamankan saat tengah memproduksi senjata api di rumahnya. Menurutnya, pengungkapan kasus ini atas laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas jual beli senjata api rakitan yang telah dilakukan oleh pelaku."Petugas juga mengamankan barang bukti sejumlah alat yang digunakan untuk memproduksi senjata api ini," katanya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!