Mantan Napiter Jack Harun Buka Warung Soto, Ini Kata Ganjar

Selasa, 16 Maret 2021 - 13:30 WIB
Jack Harun, lulusan S1 Fakultas Pendidikan Universitas 11 Maret Solo (UNS) itu menceritakan, dulu dirinya aktif terorisme sejak tahun 1999 di Poso dan Ambon.

Kemudian Tahun 2002 sebagai timer dan peramu bom Bali 1. Jack seringkali mendapat peran sebagai pelaku yang memutuskan kapan waktunya bom diledakan atau disebutnya dengan istilah timer.

Ia juga pernah terlihat perampokan bersama Nordin M Top di sebuah perusahaan di Malang.

"Tapi sekarang saya sudah bertekat kembali ke pangkuan pertiwi dan berbaur dengan masyarakat. Warung soto ini salah satu caranya, di warung ini pernah ada beberapa eks napiter yang bekerja di sini secara bergantian," ujar bapak dari 6 anak ini.

Tidak semua pekerja Jack adalah eks napiter. Satu di antaranya seorang remaja non-muslim. "Tapi dia (pekerja non-muslim) sedang libur, karena ibadah ke gereja," ungkap pria kelahiran Kulonprogo, 1 Desember 1976 ini.

Warung yang terdapat 10 meja dan 20 bangku ini buka mulai pukul 05.30 WIB dan tutup pukul 10.30 WIB.

Sekali dalam sebulan, yaitu pada Jumat pertama, Jack mengratiskan seluruh dagangannya untuk masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!