Hama Ulat Meluas, Sejumlah Warga Sidogemah Tebangi Pohon Mangrove yang Tertular
Jum'at, 12 Maret 2021 - 08:53 WIB
"Sebagian warga juga semat mengungsi untuk menghindari keberadaan ulat yang dapat membuat tubuh menjadi gatal," tutur Supiah, warga setempat.
Baca juga: Ngamuk di Tengah Jalan Sambil Bawa Sabit, Pria Ini Gemparkan Warga Banyumas
Kepala Desa Sidogemah Khanafi menuturkan, fenomena ulat brayo baru pertama kali terjadi di wilahnya. Pihaknya melarang upaya warga yang mencegah penyerangan ulat dengan menebang pohon.
Baca juga: Erupsi, Dua Kubah Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar
"Warga kami imbau tenang. Selain burung peakan serangga, ulat yang jatuh ke tanah juga akan di makan ternak. Fenomena ulat brayo tidak akan berlangsung lama. Bila daun habis,maka ulat akan bermigrasi ke tempat lain," tandas Khanafi.
Baca juga: Ngamuk di Tengah Jalan Sambil Bawa Sabit, Pria Ini Gemparkan Warga Banyumas
Kepala Desa Sidogemah Khanafi menuturkan, fenomena ulat brayo baru pertama kali terjadi di wilahnya. Pihaknya melarang upaya warga yang mencegah penyerangan ulat dengan menebang pohon.
Baca juga: Erupsi, Dua Kubah Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar
"Warga kami imbau tenang. Selain burung peakan serangga, ulat yang jatuh ke tanah juga akan di makan ternak. Fenomena ulat brayo tidak akan berlangsung lama. Bila daun habis,maka ulat akan bermigrasi ke tempat lain," tandas Khanafi.
(boy)
Lihat Juga :