Bukittinggi Press Club Gelar Seminar Menjadi Netizen Cerdas dan Damai
Rabu, 10 Maret 2021 - 09:44 WIB
Ketua BPC Yursil Masri mengatakan, peserta kegiatan ini adalah mahasiswa UMSB yang berjumlah 20 orang. Kegiatan ini sendiri dilaksanakan sesuai standar protokol COVID-19.
“Pemateri dalam kegiatan ini berasal dari Jakarta, yakni Bapak M. Soffa Ihsan dari Marbot Bernada, serta dari BPC dan sejumlah wartawan, seperti Donal Chaniago dari TV One, dan Asrial Gindo dari Singgalang,” ujar Yursil Masri, saat membuka kegiatan di ruang convention hall Prof Dr H Yunahar Ilyas, Lc, M Ag, kampus UMSB Bukittinggi.
Menurutnya, informasi hoaks atau kabar bohong kini sudah banyak bertebaran di media sosial, sehingga dipandang perlu untuk mengedukasi berbagai pihak, termasuk kalangan mahasiswa, agar terhindar dari bahaya hoaks yang tidak saja bisa berdampak buruk pada diri sendiri, tapi juga bagi orang banyak.
“Perlu edukasi yang baik, sehingga seseorang bisa membedakan mana informasi yang benar, mana yang tidak. Jika sudah memahami, otomatis tidak akan menyebarkan atau meneruskan berita hoaks tersebut,” lanjut Yursil.
Sementara itu, Marbot Bernada M Soffa Ihsan menyatakan, bahwa saat ini masyarakat tengah digempur oleh info-info yang provokatif yang bisa menimbulkan kegaduhan, bahkan konflik.
“Pemateri dalam kegiatan ini berasal dari Jakarta, yakni Bapak M. Soffa Ihsan dari Marbot Bernada, serta dari BPC dan sejumlah wartawan, seperti Donal Chaniago dari TV One, dan Asrial Gindo dari Singgalang,” ujar Yursil Masri, saat membuka kegiatan di ruang convention hall Prof Dr H Yunahar Ilyas, Lc, M Ag, kampus UMSB Bukittinggi.
Menurutnya, informasi hoaks atau kabar bohong kini sudah banyak bertebaran di media sosial, sehingga dipandang perlu untuk mengedukasi berbagai pihak, termasuk kalangan mahasiswa, agar terhindar dari bahaya hoaks yang tidak saja bisa berdampak buruk pada diri sendiri, tapi juga bagi orang banyak.
“Perlu edukasi yang baik, sehingga seseorang bisa membedakan mana informasi yang benar, mana yang tidak. Jika sudah memahami, otomatis tidak akan menyebarkan atau meneruskan berita hoaks tersebut,” lanjut Yursil.
Sementara itu, Marbot Bernada M Soffa Ihsan menyatakan, bahwa saat ini masyarakat tengah digempur oleh info-info yang provokatif yang bisa menimbulkan kegaduhan, bahkan konflik.
Lihat Juga :