Kesaksian Warga Pondok Ranggon yang Tanahnya Disebut pada Dugaan Korupsi Anak Buah Anies
Selasa, 09 Maret 2021 - 14:21 WIB
Menurut dia, lahan yang hendak dijadikan proyek pembangunan rumah DP Nol Rupiah memiliki luas sekitar 4.000 meter persegi itu berbatasan dengan Kelurahan Munjul. Lahan itu bukanlah lahan kosong tanpa pemilik.
"Sepengetahuan saya dari dulu sampai sekarang lahan itu punya yayasan bukan pemerintah. Sekitar akhir tahun 1980 dibeli sama yayasan dulunya mau dibangun RS, tapi enggak jadi," katanya.
Baca juga: Yoory C Pinontoan, Diangkat Ahok Jadi Dirut Sarana Jaya Kini Dicopot Anies Gara-gara Dugaan Korupsi
Saumin menuturkan bila lahan tersebut sudah dijual untuk pembangunan rumah DP Nol Rupiah setidaknya harus ada informasi ketua RW dan RT setempat. Saat ini di lokasi tidak ada penanda yang menerangkan lahan tersebut akan dibangun rumah DP Nol Rupiah.
"Sama sekali engga ada plang di lokasi baik yang menerangkan tanah itu milik yayasan maupun akan dijadikan program rumah DP Nol Rupiah. Tapi, setahu saya masih milik yayasan," ucapnya.
"Sepengetahuan saya dari dulu sampai sekarang lahan itu punya yayasan bukan pemerintah. Sekitar akhir tahun 1980 dibeli sama yayasan dulunya mau dibangun RS, tapi enggak jadi," katanya.
Baca juga: Yoory C Pinontoan, Diangkat Ahok Jadi Dirut Sarana Jaya Kini Dicopot Anies Gara-gara Dugaan Korupsi
Saumin menuturkan bila lahan tersebut sudah dijual untuk pembangunan rumah DP Nol Rupiah setidaknya harus ada informasi ketua RW dan RT setempat. Saat ini di lokasi tidak ada penanda yang menerangkan lahan tersebut akan dibangun rumah DP Nol Rupiah.
"Sama sekali engga ada plang di lokasi baik yang menerangkan tanah itu milik yayasan maupun akan dijadikan program rumah DP Nol Rupiah. Tapi, setahu saya masih milik yayasan," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :