Polisi Sebut Peserta Pesta Wali Kota Blitar Diswab, Dinkes: Hanya Rapid Antigen
Senin, 08 Maret 2021 - 19:36 WIB
Baca juga: Joget dengan Biduan Cantik, Wali Kota Blitar Belum Dipanggil Polisi, Ini Alasannya Paska mengikuti acara pesta tasyakuran Wali Kota Blitar yang tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes), kondisi kesehatan semua peserta diperiksa. Semua dipastikan apakah terpapar COVID-19 atau tidak. Dalam pesta tasyakuran yang terekam video berdurasi 4 menit 28 detik tersebut, Wali Kota Blitar Santoso terlihat tidak mengenakan masker.
Santoso bernyanyi, berjoget sekaligus menyawer sejumlah biduan wanita berpenampilan seksi. Mereka juga tidak mengenakan masker. Begitu juga dengan puluhan orang yang asyik joget berdesak desakan. Mayoritas juga tidak memakai masker. Menurut Didik, hasil rapid antigen ke 31 orang tersebut negatif.
"31 orang semua hasilnya negatif," kata Didik menjelaskan. Didik mengaku tidak tahu pasti berapa jumlah yang hadir dalam pesta tasyakuran Wali Kota Blitar. Yang sudah datang untuk menjalani pemeriksaan rapid antigen, kata dia 31 orang. Apakah 31 orang itu sudah semua, Didik mempersilahkan untuk bertanya ke panitia.
"Saya tidak tahu persis berapa jumlahnya," papar Didik. Sementara Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan sebanyak 15 orang peserta pesta tasyakuran Wali Kota Blitar, Senin ini (8/3) telah menjalani swab test di puskesmas. Swab test yang dilakukan dalam rangka pengusutan dugaan pelanggaran protokol kesehatan.
"Sebanyak 15 orang hari ini di swab di puskesmas. Belum seluruhnya," ujar Yudhi. Mereka yang sudah menjalani swab test tersebut merupakan para relawan pemenangan pasangan Santoso- Tjujuk Sunario dalam pilkada 2020. Terkait dugaan pelanggaran prokes tersebut, polisi juga memeriksa lima orang. Yakni unsur panitia acara, relawan dan satgas COVID-19.
Santoso bernyanyi, berjoget sekaligus menyawer sejumlah biduan wanita berpenampilan seksi. Mereka juga tidak mengenakan masker. Begitu juga dengan puluhan orang yang asyik joget berdesak desakan. Mayoritas juga tidak memakai masker. Menurut Didik, hasil rapid antigen ke 31 orang tersebut negatif.
"31 orang semua hasilnya negatif," kata Didik menjelaskan. Didik mengaku tidak tahu pasti berapa jumlah yang hadir dalam pesta tasyakuran Wali Kota Blitar. Yang sudah datang untuk menjalani pemeriksaan rapid antigen, kata dia 31 orang. Apakah 31 orang itu sudah semua, Didik mempersilahkan untuk bertanya ke panitia.
"Saya tidak tahu persis berapa jumlahnya," papar Didik. Sementara Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan sebanyak 15 orang peserta pesta tasyakuran Wali Kota Blitar, Senin ini (8/3) telah menjalani swab test di puskesmas. Swab test yang dilakukan dalam rangka pengusutan dugaan pelanggaran protokol kesehatan.
"Sebanyak 15 orang hari ini di swab di puskesmas. Belum seluruhnya," ujar Yudhi. Mereka yang sudah menjalani swab test tersebut merupakan para relawan pemenangan pasangan Santoso- Tjujuk Sunario dalam pilkada 2020. Terkait dugaan pelanggaran prokes tersebut, polisi juga memeriksa lima orang. Yakni unsur panitia acara, relawan dan satgas COVID-19.
Lihat Juga :