Tetap Setia ke AHY dan SBY, Demokrat Jateng Siap Bawa Kader Penghianat ke Jalur Hukum
Minggu, 07 Maret 2021 - 20:48 WIB
“Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jateng dan 35 Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se- Jawa Tengah tidak ada satu pun yang hadir atau pun menandatangani surat kuasa/surat mandat yang diberikan kepada siapa pun untuk menghadiri dan/atau mewakilinya dalam Kongres Luar Biasa (KLB) illegal,” imbuhnya.
Dia menyatakan, bila terdapat oknum kader atau pihak yang mengatasnamakan Ketua DPD/DPC PartaiDemokrat wilayah Jawa Tengah menghadiri dan atau mewakili dalam KLB adalah tidak sah. “Tindakan tersebut merupakan perbuatan tindak pidana dan dapat dituntut secara hukum,” tegasnya.
Baca juga: Siap Perang dan Melawan, Demokrat Papua Nyatakan KLB Deliserdang Abal-abal
Dalam rakorda juga disepakati tetap mendukung hasil Kongres V Partai Demokrat tahun 2020. Mereka menyatakan setia kepada kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Bertekad untuk melawan pelaku Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD), serta) meminta kepada DPP untuk melakukan pemecatan terhadap kader yang terbukti berkhianat dan melanggar etika politik,” lugasnya.
Dia menyatakan, bila terdapat oknum kader atau pihak yang mengatasnamakan Ketua DPD/DPC PartaiDemokrat wilayah Jawa Tengah menghadiri dan atau mewakili dalam KLB adalah tidak sah. “Tindakan tersebut merupakan perbuatan tindak pidana dan dapat dituntut secara hukum,” tegasnya.
Baca juga: Siap Perang dan Melawan, Demokrat Papua Nyatakan KLB Deliserdang Abal-abal
Dalam rakorda juga disepakati tetap mendukung hasil Kongres V Partai Demokrat tahun 2020. Mereka menyatakan setia kepada kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Bertekad untuk melawan pelaku Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD), serta) meminta kepada DPP untuk melakukan pemecatan terhadap kader yang terbukti berkhianat dan melanggar etika politik,” lugasnya.
Lihat Juga :