Ahli Sistem Informasi Unusa: Data LBS Bisa Lacak Penyebaran Virus Corona

Sabtu, 18 April 2020 - 08:14 WIB
Ia menegaskan, cara ini dilakukan tidak menggunakan Global Positioning System (GPS) untuk mentracking keberadaan korban yang positif terkena virus corona. "Jadi HP zaman dulu (jadul) juga bisa dipantau keberadaannya," ungkapnya.

Hanya saja, lanjut dia, hal itu bisa dilakukan jika pemerintah pusat maupun daerah bekerja sama dengan semua provider yang ada di Indonesia. Dengan begitu mudah melacak keberadaan korban sebelum terkena virus corona.

"Jadi pemerintah hanya meminta nomor HP korban positif virus corona hingga yang sudah meninggal untuk memastikan korban terkena di lokasi mana dan berinteraksi dengan siapa saja," ucapnya.

Dalam hal ini pemerintah daerah seperti Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya bisa meminta kerja sama langsung dengan provider untuk meminta data LBS. "Jika kondisi darurat seperti saat ini, bisa dilakukan karena cara ini untuk mencegah penyebaran virus corona," imbuhnya.

Nantinya, data LBS itu akan dicari oleh programer dengan menggunakan algoritma Greedy Search. "Itu bisa terlihat untuk waktu lokasi, latitude dan longtitude, serta identitas yang terdata," papar Rizqi.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!