Pembagian Zakat untuk 480 Abdi Dalem Tanpa Tausiah Ulama Keraton

Senin, 18 Mei 2020 - 21:58 WIB
Setiap hari, pihaknya membagikan sekitar 125 zakat fitrah dan bingkisan sembako. “Belum termasuk abdi dalem Imogiri yang kami kirimkan langsung ke Imogiri sekitar 80 orang. Dan juga abdi dalem kunci juru kunci yang berada di luar kota kami kirimkan secara langsung,” terangnya.

Ketua LDA Keraton Solo GKR Wandansari Koes Moertiyah (Gusti Moeng) mengemukakan, pembagian zakat fitrah kepada abdi dalem merupakan tradisi yang sudah berlangsung sejak raja raja terdahulu.

Hal ini juga sebuah kewajiban kerabat keraton untuk memberikan zakatnya kepada abdi dan Sentono dalem yang dianggap lebih membutuhkan. “Zakat fitrah berasal dari sentana (kerabat) yang peduli dengan abdi-abdi dalem Keraton,” kata Gusti Moeng.

Abdi dalem yang menerima zakat fitrah sekitar 480 orang. Mereka bekerja di dalam keraton serta yang menjaga makam keluarga keraton yang ada di berbagai daerah. Putri Raja Pakoe Boewono (PB) XII ini juga memberikan pemahaman kepada abdi dalem untuk terus menjalankan tugas dan kegiatan.

Kendati saat ini mereka tidak bisa masuk untuk bekerja di dalam Keraton karena konflik internal yang sampai kini tak kunjung selesai. "Ada di luar tidak apa apa. Para Abdi dalem bekerja sesuai dengan tugas, kemampuan dan bidang masing,” terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!