Karhutla Mulai Menghatui Kobar, Warga Diminta Berperan Aktif
Kamis, 04 Maret 2021 - 09:43 WIB
Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kobar Mulyadin, sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan tim gabungan satgas Karhutla, dalam pemadaman titik api. iNews TV/Sigit
KOTAWARINGIN BARAT - Sejumlah titik panas mulai mengalami peningkatan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Itu tidak lepas dari peralihan musim yang sudah memasuki kemarau. Ancaman terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla patut diwaspadai. Masyarakat juga diminta harus ikut berperan aktif dalam mencegah karhutla.
Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kobar Mulyadin, sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan tim gabungan satgas Karhutla , dalam pemadaman titik api yang kini terjadi diwilayah kelurahan Mendawai Seberang, tepatnya di KM 12 lintas jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama.
"Tentunya kami mengapresiasi kerja keras tim gabunganyang saat ini masih berjibaku dalam pemadaman titik api yang muncul di ruas jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama, karena di lokasi tersebut merupakan daerah gambut, sehingga petugas dengan berbagai cara untuk memadamkan titik api, belum lagi lokasinya sulit dijangkau," ujarnya, Kamis 4 Maret 2021.
Mulyadin menambahkan, pemerintah daerah Kobar sejak jauh hari telah mempersiapkan sarana dan prasarana untuk penanganan Karhutla. Tetapi semuanya juga perlu mendapatkan dukungan dari masyarakat. Masyarakat harus berperan aktif dalam pencegahan Karhutla. Baca: Gubernur Kepri Silaturahmi ke Polda, Bahas Hukum dan Penanganan COVID-19.
Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kobar Mulyadin, sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan tim gabungan satgas Karhutla , dalam pemadaman titik api yang kini terjadi diwilayah kelurahan Mendawai Seberang, tepatnya di KM 12 lintas jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama.
"Tentunya kami mengapresiasi kerja keras tim gabunganyang saat ini masih berjibaku dalam pemadaman titik api yang muncul di ruas jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama, karena di lokasi tersebut merupakan daerah gambut, sehingga petugas dengan berbagai cara untuk memadamkan titik api, belum lagi lokasinya sulit dijangkau," ujarnya, Kamis 4 Maret 2021.
Mulyadin menambahkan, pemerintah daerah Kobar sejak jauh hari telah mempersiapkan sarana dan prasarana untuk penanganan Karhutla. Tetapi semuanya juga perlu mendapatkan dukungan dari masyarakat. Masyarakat harus berperan aktif dalam pencegahan Karhutla. Baca: Gubernur Kepri Silaturahmi ke Polda, Bahas Hukum dan Penanganan COVID-19.
Lihat Juga :