Bocah Korban Pembacokan di Pos Ormas Ciputat Terancam Lumpuh dari Bagian Pusar hingga Kaki

Kamis, 04 Maret 2021 - 00:16 WIB
Dilanjutkan dia, tak ada yang bisa menolong putranya itu selain mukjizat Tuhan. Junaedi hanya bisa pasrah, jika memang pada akhirnya BR mengalami kelumpuhan permanen. "Saya enggak tega melihat kondisi anak saya nanti. Dokter cuma bilang hanya mukjizat dari Allah yang bisa buat dia normal lagi," ungkapnya.

Ibunda BR, Endang Sulistyorini (49) tak henti menangis melihat kondisi putra bungsunya itu. Keluarga ini pun menuntut para pelaku agar bertanggung jawab dunia akhirat atas apa yang diperbuatnya.

"Anak saya ini adalah korban. Dia kehilangan masa depan dengan kondisinya ini. Dia anak yang nggak tahu apa-apa, lalu dianiaya sedemikian sadis. Kami minta pertanggungjawaban para pelaku," tegasnya.

Hingga kini keberadaan para pelaku masih diburu pihak kepolisian. Mereka memang merencanakan penyerangan terhadap Pos PP di lokasi sebagai bagian dari rentetan kasus bentrokan antar Ormas FBR dan PP pada malam kejadian.

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin, menjelaskan, jika pihaknya telah menerjunkan Timsus guna menangkap pelaku. Dia pun meminta doa agar pelaku segera ditangkap. "Mohon doanya segera ketangkap ya, tim sedang berupaya," ucapnya terpisah.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!