Upacara Seren Taun Bentuk Syukur Masyarakat Kuningan di Bidang Pertanian

Selasa, 02 Maret 2021 - 15:33 WIB
Sedangkan 22 Rayagung memiliki makna tersendiri di mana bilangan 22 dimaknai sebagai rangkaian bilangan 20 dan 2. Padi yang ditumbuk pada puncak acara sebanyak 22 kwintal dengan pembagian 20 kwintal untuk ditumbuk dan dibagikan kembali pada masyarakat, sementara dua kwintal digunakan sebagai benih.

Selain itu bilangan 20 merefleksikan unsur anatomi tubuh manusia. Sedangkan bilangan 2 mengacu pada pengertian bahwa kehidupan siang dan malam, suka duka, baik buruk dan sebagainya.

Dalam Upacara Seren Taun yang menjadi objek utama adalah padi, lantaran padi dianggap sebagai lambang kemakmuran. Karena daerah Cigugur khususnya, daerah Sunda lain umumnya, merupakan daerah pertanian, dengan berbagai kisah klasik tatar Sunda, seperti Losah Pwah Aci Sahyang Asri yang memberikan kesuburan bagi petani sebagai utusan dari Jabaning Langut yang turun ke bumi.

Upacara Seren Taun juga menuturkan kembali kisah-kisah klasik pantun Sunda yang bercerita tentang perjalanan Pwah Aci Sahyang Asri.

Pwah Aci atau yang lebih dikenal dengan Dewi Sri merupakan tokoh yang telah melegenda dan memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat agraris khususnya tatar Sunda. Tari Pwah Aci merupakan salah satu seni tari spiritual, yang di dalamnya tersirat ungkapan rasa hormat dan bhakti kepada Sang Pemberi Hidup melalui gerak dan ekspresi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!