Anggota DPRD Sinjai Anggap Penggunaan Islamic Centre Dipaksakan

Senin, 18 Mei 2020 - 18:30 WIB


"Mungkin kalau detail bisa didapati beberapa spek yang tak sesuai tender, Islamic Centre ini seolah dipaksakan untuk digunakan tanpa memikirkan keselamatan," ujarnya.

Menurutnya, dengan nilai proyek sebesar lebih dari Rp6 miliar lebih, sangat tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dan direncanakan.

"Ini sudah jelas, perencanaan yang tidak beres, pihak-pihak yang terlibat harus dipanggil," jelasnya.

Menanggapi hal itu, Kontraktor Islamic Centre Sinjai, Muhtar BJ menjelaskan, ada banyak alasan yang membuat plafon Islamic Centre Sinjai ambruk. Salah satunya cuaca.

"Saya klarifikasi, agak sulit dihindari untuk tidak jatuh, selain kena angin, juga kena tempasan hujan karena terbawa angin kencang, mengingat tempat masjid di atas berada di ketinggian sehingga rentan kena angin kencang, apalagi posisi pekerjaaan plafon pada bagian selasar terbuka untuk kena angin dan berisiko jatuh. Saya tidak bermaksud membela diri. Tidak adaji niat mau kerja asal-asalan di sini (Islamic Centre) tapi kalau alam berkehendak, apa saja bisa dirobohkan," tulis Muhtar Bj.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!