PPKM Mikro di DKI Diperpanjang, Epidemiolog: Masyarakat Takut ICU dan Kuburan Penuh Makanya Tertib

Selasa, 23 Februari 2021 - 01:40 WIB
Gilbert melanjutkan, dari segi pengawasan PPKM Mikro juga tidak terlalu ketat. "Kalau dari pengawasannya sendiri baik nasional maupun di Jakarta pengawasan hampir tidak signifikan ada peningkatan tapi tidak seharusnya gitu loh tetap aja cluster-cluster itu tidak diawasi dengan penuh," jelas mantan Wakil Rektor Akademik UKI ini.

Dia mengklaim sempat mengajukan saran bahwa pedagang pasar harus didahulukan setelah para tenaga kesehatan. Karena para pedagang sering berinteraksi dengan masyarakat. Baca: Lagi, DKI Perpanjang PPKM Mikro hingga 8 Maret 2021

Gilbert pun mengatakan, PPMK Mikro belum bisa dikatakan sukses menurunkan angka Covid-19 karena belum ada data signifkan yang menunjukan hal tersebut."Cuma anjuran saya biar pasar itu didahulukan betul, PPKM Mikro sukses turunkan angka covid? Saya tidak bilang PPKM itu sukses tetapi dampak dari pemberitaan PPKM tentu tapi seberapa besar dampaknya, saya tidak begitu bisa memastikan. Yang lebih berdampak adalah ICU yang penuh dan kuburannya habis itu masyarakat takut dengan sendirinya," ucapnya Gilbert.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!