Lemahnya Early Warning System Diduga Penyebab Banjir Jakarta

Minggu, 21 Februari 2021 - 14:02 WIB
Banjir merendam Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). Foto: SINDOphoto/Adam Erlangga
JAKARTA - Sejumlah wilayah Jakarta terendam banjir usai diguyur hujan lebat sejak Jumat (19/2/2021) malam hingga Sabtu (20/2/2021). Lemahnya early warning system atau sistem peringatan dini diduga jadi penyebab tingginya nilai kerugian dalam banjir Jakarta .

Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Adi Widjadja mengatakan, lambatnya sistem peringatan dini mencerminkan masih lemahnya sistem mitigasi bencana yang ada di Ibu Kota. Dia meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak menyalahkan pihak lain terkait bencana banjir yang melanda Ibu kota.



Baca juga: Tanggul Jebol Picu Banjir Beberapa Desa di Kabupaten Bekasi

"Seharusnya banjir kali ini dapat dimitigasi dan dihindari. Kami sangat khawatir korban dari lansia, anak-anak, dan bayi. Tempat pengungsian jangan sampai jadi klaster penyebaran Covid-19," ujar Adi dalam keterangannya, Minggu (21/2/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!