Pamit Cari Ikan, Kakek di Blitar Ditemukan Meregang Nyawa
Jum'at, 19 Februari 2021 - 20:35 WIB
Menurut Didik, pencarian korban berawal dari perangkat desa yang sedang mengecek ketinggian air sungai. Saat sedang memeriksa debit air, saksi melihat perangkap ikan milik korban. Namun si pemasang perangkap tidak ada di lokasi.
"Saksi kemudian mendatangi rumah korban dan ternyata korban tidak ada di rumah," kata Didik. Sementara begitu diberitahu, pihak keluarga, malam itu juga langsung berusaha mencari. Karena tidak membuahkan hasil, pencarian dilanjutkan Jumat (19/2/2021).
Baca juga: Tersengat Tawon Madu Klanceng, Ribuan Anggota Koperasi Lapor Polda dan BI Kediri
Tubuh Marsum ditemukan setengah mengapung tidak jauh dari perangkap ikannya. Kondisinya dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Marsum diduga tewas karena tenggelam. Menurut Didik, dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan tanda bekas kekerasan.
Jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga yang kemudian langsung dimakamkan. "Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda bekas kekerasan. Jenazah korban langsung dimakamkan," pungkas Didik.
"Saksi kemudian mendatangi rumah korban dan ternyata korban tidak ada di rumah," kata Didik. Sementara begitu diberitahu, pihak keluarga, malam itu juga langsung berusaha mencari. Karena tidak membuahkan hasil, pencarian dilanjutkan Jumat (19/2/2021).
Baca juga: Tersengat Tawon Madu Klanceng, Ribuan Anggota Koperasi Lapor Polda dan BI Kediri
Tubuh Marsum ditemukan setengah mengapung tidak jauh dari perangkap ikannya. Kondisinya dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Marsum diduga tewas karena tenggelam. Menurut Didik, dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan tanda bekas kekerasan.
Jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga yang kemudian langsung dimakamkan. "Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda bekas kekerasan. Jenazah korban langsung dimakamkan," pungkas Didik.
(msd)
Lihat Juga :