Sakit Kepala dan Muntah, 3 Korban Keracunan Gas di Madina Kembali Dirawat
Minggu, 14 Februari 2021 - 23:16 WIB
Baca juga: Diduga Akibat Pipa Gas Bocor, 5 Warga di Madina Tewas
Selain Linda, Haidar (39) dan Arfan (39) juga harus dirawat di RSUD Panyabungan, akibat terpapar Gas H2S, gejalanya juga sama. "Dadanya terasa panas bang, kepala pusing, tenggorokan kering, lidahnya juga terasa pahit," ungkap Arfan. Ia yang saat itu ikut menolong para korban, juga sudah merasakan gejala tersebut. "Pertama saya tahan aja bang, tapi gak tahan lagi saya pun harus dirawat disini," katanya.
Pada peristiwa gas bocor milik milik PT SMGP terjadi pada Senin 25 Januari 2021 lalu. Sebanyak 35 orang warga Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina, menjadi korban, dan5 di antaranya meninggal dunia.
Satu dari tiga orang warga korban gas maut milik PT SMGP di Mandailing Natal yang kembali dirawat di RSUD Panyabungan. Foto/SINDOnews/Zia Nasution
Selain Linda, Haidar (39) dan Arfan (39) juga harus dirawat di RSUD Panyabungan, akibat terpapar Gas H2S, gejalanya juga sama. "Dadanya terasa panas bang, kepala pusing, tenggorokan kering, lidahnya juga terasa pahit," ungkap Arfan. Ia yang saat itu ikut menolong para korban, juga sudah merasakan gejala tersebut. "Pertama saya tahan aja bang, tapi gak tahan lagi saya pun harus dirawat disini," katanya.
Pada peristiwa gas bocor milik milik PT SMGP terjadi pada Senin 25 Januari 2021 lalu. Sebanyak 35 orang warga Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina, menjadi korban, dan5 di antaranya meninggal dunia.
Satu dari tiga orang warga korban gas maut milik PT SMGP di Mandailing Natal yang kembali dirawat di RSUD Panyabungan. Foto/SINDOnews/Zia Nasution
(shf)
Lihat Juga :