Dampingi Wapres Tinjau Korban Banjir, Wagub: Tambang Liar Penyebab Bencana

Sabtu, 13 Februari 2021 - 18:21 WIB
"Informasi yang kami terima, kenapa ada air banyak ke Subang, adalah akibat saluran air jebol. Penyebabnya, di samping curah hujan yang sangat tinggi juga karena air yang datang ke Subang berasal dari Kabupaten Majalengka, Sumedang, dan Garut," papar Uu.

"Setelah kami meneliti, ternyata di aliran sungai dan hulu sungai, di wilayah Sumedang ditemukan adanya penambangan liar di wilayah Cimalaka," ungkap Uu. Baca juga: Korban Banjir di Karawang Capai 30 Ribu Jiwa, Bantuan Terus Mengalir

Sementara itu, Wapres RI, Ma'ruf Amin mengatakan bahwa semua pihak harus berkolaborasi untuk menangani bencana. Dia pun mengajak semua pihak turun tangan menolong warga yang terdampak bencana."Penanganan bencana membutuhkan optimisme untuk perbaikan ke depan pascabencana, seperti pembangunan infrastruktur yang lebih baik, aman, serta membangun budaya masyarakat yang sadar dan waspada terhadap bencana," katanya.

"Tentunya, penanganan bencana tidak bisa oleh pemerintah sendirian. Organisasi selain pemerintah seperti swasta diharapkan memberikan kontribusinya. Mari sama-sama mengupayakan, pemulihan pascabencana," sambung Wapres.

Menurut Wapres, kolaborasi semua pihak dapat mengakselerasi rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana. "Saya lihat di lokasi pascabanjir Subang dan Karawang, kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, sudah ada pelibatan masyarakat dan relawan seperti dalam pendirian posko gawat darurat, distribusi bantuan, dan yang lainnya," katanya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!