Mendagri Puji Inovasi Bupati Banyuwangi Dalam Penyaluran Bansos

Minggu, 17 Mei 2020 - 17:23 WIB
Kepala daerah memegang peranan penting untuk melaksanakan validasi, sinkronisasi dan eksekusi penyaluran ini agar tepat sasaran pada warga yang benar benar memerlukan bantuan dan pengaturan waktu yang tepat saat penyaluran. Tugas ini tidak mudah, karena mencakup jumlah warga yang masif, baik yang sudah kurang mampu sebelum krisis COVID-19 maupun yang terdampak karena krisis ini.

(Baca juga: Karut-marut Penyaluran Bansos Saat Pandemi COVID-19 )

Untuk mensinergikan pusat dengan daerah, Kemendagri telah melaksanakan beberapa kegiatan video conference yang dihadiri oleh kementerian teknis yang menangani bansos dan seluruh kepala daerah se-Indonesia. Vicon lanjutan juga dilaksanakan dengan aparat pengawas dan penegak hukum KPK, Kejaksaan, Bareskrim Polri, BPK, BPKP dan LKKP.

Namun keberhasilan eksekusi penyaluran bantuan ini amat ditentukan oleh kemampuan manajemen dan kualitas kepemimpinan kepala daerah sebagai pemegang otoritas daerah yang lebih paham situasi daerahnya masing-masing.

Salah satu yg mendapat atensi Mendagri, Tito Karnavian adalah terobosan Bupati Kabupaten Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. Bupati ini melakukan validasi data warganya dengan cepat. Mengarahkan jajarannya termasuk semua kepala desa tentang langkah yang harus dilakukan.

Azwar Anas memerintahkan membangun "papan pengumuman" berisi daftar nama, alamat warga KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang diurut berdasarkan jenis program bantuan sosial, mulai dari Program PKH, Bansos Tunai, Kartu Sembako, BLT Dana Desa, Bansos Pemda hingga Kartu Pra Kerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!