300.000 Pemudik Masuk Jabar, Pemprov Waspadai Orang Tanpa Gejala COVID-19
Minggu, 17 Mei 2020 - 17:18 WIB
"Kepada mereka yang termasuk ke dalam level biru, maka kebijakan bisa lebih longgar. Dengan tetap menjauhi kerumunan dan ada protokol kesehatan, tapi kegiatan sudah bisa 100%," imbuhnya. (Baca juga; Kota Bandung Berstatus Zona Kuning COVID-19 )
Dia menekankan, ukuran keberhasilan PSBB juga bisa dilihat turunnya pasien terkonfirmasi positif sambil terus melakukan peningkatan jumlah tes masif. "Kita sedang mengejar 300.000 pengetesan dalam waktu secepatnya,” ucapnya.
Kang Emil menambahkan, secara umum, tren penanganan pandemi COVID-19 di Jabar cukup positif. Hal itu ditunjukkan sejumlah indikator, seperti jumlah pasien di rumah sakit yang menurun sejak akhir April, angka kematian menurun, serta tingkat kesembuhan naik dua kali lipat.
"Saya ucapkan terima kasih kepada semua pemimpin daerah yang sudah sinkronisasi terkait apa yang kita kerjakan, sehingga kita di Jawa Barat bisa satu frekuensi," katanya.
Dia menekankan, ukuran keberhasilan PSBB juga bisa dilihat turunnya pasien terkonfirmasi positif sambil terus melakukan peningkatan jumlah tes masif. "Kita sedang mengejar 300.000 pengetesan dalam waktu secepatnya,” ucapnya.
Kang Emil menambahkan, secara umum, tren penanganan pandemi COVID-19 di Jabar cukup positif. Hal itu ditunjukkan sejumlah indikator, seperti jumlah pasien di rumah sakit yang menurun sejak akhir April, angka kematian menurun, serta tingkat kesembuhan naik dua kali lipat.
"Saya ucapkan terima kasih kepada semua pemimpin daerah yang sudah sinkronisasi terkait apa yang kita kerjakan, sehingga kita di Jawa Barat bisa satu frekuensi," katanya.
(wib)
Lihat Juga :