Bawa Keranda Keliling Kampung, Ormas Ini Sosialisasikan Bahaya COVID-19
Minggu, 17 Mei 2020 - 04:50 WIB
Tim MTC-19 membawa keliling keranda mayat korban Covid-19 ketika sosialisasi pencegahan COVID-19 dan masa PSBB di wilayah Kelurahan Mojo, Surabaya, Sabtu (16/5/2020). FOTO/SINDOnews/Ali Masduki
SURABAYA - Warga Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya dibuat kaget oleh aksi tim Mojo Tanggap COVID-19 (MTC-19). Dengan mengenakan seragam hazmat dan APD lengkap, mereka berkeliling kampung membawa keranda mayat bertuliskan “KORBAN COVID-19”.
Humas Mojo Tanggap COVID-19 Arik Rahman mengatakan, aksi yang dilakukan oleh organisasi kemasyarakatan (ormas) Kelurahan Mojo yang terdiri dari LPMK Mojo, PKK Kelurahan Mojo, dan Karang Taruna KITA Mojo tersebut merupakan salah satu cara untuk menyosialisasikan pencegahan COVID -19 di wilayah Kelurahan Mojo. (Baca juga: Hasil Swab Tes Negatif, 140 TKI Dipulangkan ke Kampung Halaman)
"Ini adalah upaya dan ikhtiar kami dalam membantu pemerintah dalam pencegahan virus COVID-19 di wilayah Kelurahan Mojo Kecamatan Gubeng,"katanya.
Pihaknya sengaja menampilkan bentuk sosialisasi yang berbeda. Aksi performace art dengan membawa serta replika keranda mayat korban COVID-19 ini, untuk memberikan shock terapi kepada masyarakat sekitaran terdampak.
Humas Mojo Tanggap COVID-19 Arik Rahman mengatakan, aksi yang dilakukan oleh organisasi kemasyarakatan (ormas) Kelurahan Mojo yang terdiri dari LPMK Mojo, PKK Kelurahan Mojo, dan Karang Taruna KITA Mojo tersebut merupakan salah satu cara untuk menyosialisasikan pencegahan COVID -19 di wilayah Kelurahan Mojo. (Baca juga: Hasil Swab Tes Negatif, 140 TKI Dipulangkan ke Kampung Halaman)
"Ini adalah upaya dan ikhtiar kami dalam membantu pemerintah dalam pencegahan virus COVID-19 di wilayah Kelurahan Mojo Kecamatan Gubeng,"katanya.
Pihaknya sengaja menampilkan bentuk sosialisasi yang berbeda. Aksi performace art dengan membawa serta replika keranda mayat korban COVID-19 ini, untuk memberikan shock terapi kepada masyarakat sekitaran terdampak.
Lihat Juga :