Alumni Perikanan Undip Dorong Pemerintah Jamin Usaha Akuakultur

Sabtu, 16 Mei 2020 - 21:42 WIB
Didik juga mengaku berbagai masukan dan aspirasi dari pelaku industri telah disampaikan. Masalah terbesarnya yakni pasar yang tersendat dan mempengaruhi cash flow perusahaan. "Saya kira saat ini bukan lagi bicara wacana, tapi saatnya eksekusi agar program benar-benar mampu secara langsung menyelesaikan problem mendasar. Ini industri harus benar-benar bisa beradaptasi. Apalagi pasca COVID-19, dipastikan ada perubahan terhadap pola hidup masyarakat. Sekali lagi, peran Pemerintah saat ini benar-benar dibutuhkan. Harus ada intervensi besar," tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Kerapu Wilayah Jabodetabek, Tri Hariyanto mengatakan, media diskusi seperti ini penting dan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari kontribusi alumni untuk memberikan masukan konstruktif pada Pemerintah, khususnya bagi kemajuan sektor perikanan.

"Ini bentuk respons kami untuk memberikan masukan konstruktif atas berbagai masalah yang menimpa pada industri perikanan, terutama di tengah pandemik COVID-19," kata Tri yang juga pengawas ahli utama di bidang Akuakultur.

Diketahui, saat ini wabah pandemik COVID-19 telah berdampak terhadap ekonomi di sektor perikanan. Secara makro ekonomi, BPS mencatat pada tri wulan I tahun 2020, pertumbuhan PDB sektor perikanan terkoreksi menurun dari sebelumnya di tri wulan I 2019 sebesar 5,21% turun menjadi 5,10%.

Di sisi lain, Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) mengalami defisit terdalam pada periode April 2020 yakni sebesar 99,02%. Kondisi ini menandakan daya beli pembudidaya ikan mengalami penurunan drastis selama masa COVID-19 ini.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!