Fantastis, BPBD Jabar Ungkap Dana Penanganan Longsor Sumedang Tembus Rp158 Miliar
Kamis, 04 Februari 2021 - 17:28 WIB
Tim SAR gabungan saat proses evakuasi bencana tanah longsor di Kampung Bojong Kondang, Cihanjuang, Cimanggung, Sumedang, Jabar. Foto/Basarnas
BANDUNG - Bencana tanah longsor di Kampung Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang meninggalkan duka mendalam. Selain mengakibatkan 40 nyawa melayang, sejumlah rumah dan infrastruktur hancur.
Baca juga: Longsor Sumedang, Ditreskrimsus Polda Jabar Cium Aroma Pelanggaran Pendirian Perumahan
Bencana Akibat jebolnya benteng penahan tebing pada 9 Januari 2020 lalu itu juga meninggalkan pekerjaan rumah yang cukup besar. Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar menyebut, dibutuhkan dana hingga Rp158 miliar untuk penanganan pascabencana.
Baca juga: Diduga Sekeluarga, 4 Korban Tertimbun Longsor Sumedang Ditemukan Dalam Rumah
Berdasarkan perhitungan BPBD Jabar tersebut, dana sebesar itu dibutuhkan untuk penanganan relokasi rumah warga, perbaikan infrastruktur, hingga pemulihan ekonomi dan sosial.
Baca juga: Longsor Sumedang, Ditreskrimsus Polda Jabar Cium Aroma Pelanggaran Pendirian Perumahan
Bencana Akibat jebolnya benteng penahan tebing pada 9 Januari 2020 lalu itu juga meninggalkan pekerjaan rumah yang cukup besar. Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar menyebut, dibutuhkan dana hingga Rp158 miliar untuk penanganan pascabencana.
Baca juga: Diduga Sekeluarga, 4 Korban Tertimbun Longsor Sumedang Ditemukan Dalam Rumah
Berdasarkan perhitungan BPBD Jabar tersebut, dana sebesar itu dibutuhkan untuk penanganan relokasi rumah warga, perbaikan infrastruktur, hingga pemulihan ekonomi dan sosial.
Lihat Juga :