Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi, Merapi Luncurkan Lava Pijar 9 Kali
Kamis, 04 Februari 2021 - 07:27 WIB
Dijelaskan, guguran lava pijar yang terjadi dengan jarak luncur maksimal 1 km menuju arah barat daya atau menuju ke arah hulu Kali Boyong dan Kali Krasak. Dengan arah luncuran lava pijar ini, maka potensi besar adalah terjadinya lahat hujan.
Baca juga: Dukun Palsu Gegerkan Kulonprogo, Dibekuk Usai Gagal Tarik Uang Pesugihan
"Jika terjadinya dengan intensitas tinggi di puncak Merapi, maka potensi lahar hujan atau dikenal dengan lahar dingin sangaybbeaar terjadi dibalut kedua sungai tersebut. Kami berharap kewaspadaan semua pihak terkait potensi tersebut," ulasnya.
Dia mengakui, saat ini volume kubah lava berkurang drastis. Dari volume kubah lava 2021 yang diperkirakan mencapai 157 meter kubik, saat ini sudah turun menjadi sekitar 60 ribu meter kubik. Namun sekali lagi, kata dia, Merapi masih status siaga atau level III sehinggga masih terus melakukan aktivitas vulkanik.
Dari catatan kegempaan yang dilaporkan BPPTKG, diketahui terjadi gempa guguran sebanyak 26 kali, serta gempa fase banyak 1 kali saja.
Baca juga: Dukun Palsu Gegerkan Kulonprogo, Dibekuk Usai Gagal Tarik Uang Pesugihan
"Jika terjadinya dengan intensitas tinggi di puncak Merapi, maka potensi lahar hujan atau dikenal dengan lahar dingin sangaybbeaar terjadi dibalut kedua sungai tersebut. Kami berharap kewaspadaan semua pihak terkait potensi tersebut," ulasnya.
Dia mengakui, saat ini volume kubah lava berkurang drastis. Dari volume kubah lava 2021 yang diperkirakan mencapai 157 meter kubik, saat ini sudah turun menjadi sekitar 60 ribu meter kubik. Namun sekali lagi, kata dia, Merapi masih status siaga atau level III sehinggga masih terus melakukan aktivitas vulkanik.
Dari catatan kegempaan yang dilaporkan BPPTKG, diketahui terjadi gempa guguran sebanyak 26 kali, serta gempa fase banyak 1 kali saja.
(msd)
Lihat Juga :