Pria Positif Corona Ngamuk di Tasik, Psikolog: COVID-19 Picu Stres-Gangguan Jiwa

Sabtu, 16 Mei 2020 - 19:07 WIB
AR tak terima begitu disebutkan hasil tes swabnya positif. Dia sempat berlari mengejar dan memeluk warga didekatnya tanpa memakai alat pelindung diri (APD) dengan maksud menularkan virus darinya.

Kejadian itu spontan menarik perhatian warga sekitar dan sebagian mereka merekam adegan tak biasa itu dengan kamera ponsel. (BACA JUGA: Kasus Infeksi Corona di Arab Saudi Terus Menanjak, Makkah Terbanyak )

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf membenarkan kejadian tersebut. Dia menerangkan, beberapa hari sebelumnya petugas Dinas Kesehatan sudah datang bermaksud menjemput pasien positif Corona tersebut secara baik-baik. AR akan diisolasi di ruang karantina salah satu rumah sakit Kota Tasikmalaya, tapi ditolak.

Setelah hasil tes swab keluar hari ini dan menyatakan AR positif Corona, tim gugus tugas menilai sangat penting dan mendesak untuk menjemput yang bersangkutan secara paksa. Ini dilakukan demi melindungi warga lain.

"Nah, saya perintahkan supaya para petugas gugus tugas melakukan jemput paksa. Soalnya jika tidak dijemput secara paksa, semuanya bisa tertular," ujar Yusuf. (BACA JUGA: Diduga Pungli, Anggota Polrestabes Bandung Ditangkap Paminal Mabes Polri )
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!